Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Barat. Tampilkan semua postingan

Hiking di Bukit Samabue Menjalin


3 November 2024
Menjalin memiliki saya tariknya sendiri apalagi semenjak kami bisa hiking hingga ke Riam Samabue yang hanya berjarak 1 jam dari kebun keluarga Barasila di Menjalin. Pemandangan selama hiking serta keseruannya punya magnet tersendiri. Tidak ada yang sama, itu yang membuat saya dan anak anak beserta Papi menikmati sekali hiking disini. 
Banyak vegetasi menari bahkan langka kami temukan. Semua bisa dirasakan bersama saat melihat video hiking kami di bukit Samabue, Menjalin ini. 
Kami telah berjalan kaki selama 1 jam dan baru menemukan air teejun setelah 2.5 jam berjalan itupun akhirnya bertemu dengan rombo gan lain yang memang mau menyusul. Saat pulang benar saja hanya 1 jam jalan kaki. 
Kami start dari rumah jam 4 subuh teng dan berangkat jam 04.30, tiba jam 07.00 dan mulai hiking setelah sarapan ayam panggang jam 7.30. Pulang dan tiba di kebun lagi pk 12.30. Setelah itu mandi dan makan siang di tempat Kak War. Pulang ke Pontianak dan smapai dirumah jam 19.00 sebelumnya tiba dirumah Uni jam 18.15.  Benar benar berpetualang kami. Selamat menikmati dan menjelajah virtual bersama kami. 


















Dokumentasi foto 



4-5 Oktober 2025
Setelah Villa Uni El dan Bang Sanny jadi, kami pun kembali kesini, untuk syukuran serta mengunjungi riam Samabue















Dokumentasi kegiatan kami

Video





Temajo Island Mempawah

On Saturday, August 3rd 2024
I still remember when I was child, I have traveled to Temajo island. There were a lot of teripang and fish. It was a beautiful island with amazing scenery. 
But, I didn’t have any memorable photos. Just stay in my brain. 
In August 2024, I went to this island. i was so excited. Especially, i went with my family. It was second times for my twins to across the sea by boat. 
We also had experience at the port. We saw an interesting activity. It was a boarding ice cubes into a boat. I asked the sailor about the capacity, price, how long the ice can survive, and many things. 
After that, we had to take a seat to rent boat and put our bags. We were sailed for 2 hours. Unfortunately, our boat had stuck on the land because the sea level less than 2 meters. So we had to waiting until 30 minutes. 
Luckily, I borrowed my crochet, so i can killed my time for a meanwhile. 
When we arrived at island, we must walked in the sea until the beach, and my pants became wet. We were in hurry to built our tend on the land before we had to lunch. Our lunch are fried rice with orange juice. It was a nice lunch, cause we ate at the beach with beautiful scenery.
We also joined the schedules like ceremony, made video contents and play some games. After that, we swam in the sea together. We played canoe and snorkeling. It was really fun. 



Pantai Gosong dan Kura Kura bersama Ma Usi


27 Juni 2024
Hari ini kami kembali jalan-jalan tapi bedanya bisa bareng Ma Usi sekeluarga. Kami diajakin untuk ikut bareng ke pantai di Bengkayang dan juga ke Singkawang. Ma usi sekeluarga menginap di rumah agar setelah subuh kami bisa langsung berangkat dari rumah. 


Alhamdulillah perjalanan lancar, bekal pun lengkap kami bawa di perjalanan dan untuk makan siang di pantai. Kami sempat juga singgah untuk sarapan pagi di Mempawah. 
Pantai pertama yang kami kunjung yakni pantai Gosong, sudah banyak perubahan tempat ini. Oh ya, Rafli, sepupu saya, anaknya Ma Usi (Ma Usi ini tante saya, adiknya Mama saya), ternyata baru pertama kali ke pantai. Hobinya yang gemar menangkap ikan, baik ikan air tawar dan payau, membuat kedua orang tuanya ingin Rafli bisa ke laut. Benar saja, setibanya di pantai, Rafli auto mencari hewan apa saja yang bisa ditemukannya di sekitar sana. 



Begitu juga setelah kami selesai dari pantai Gosong, Rafli bertanya tanya kapan bisa berenang dan menangkap ikan, kami pun bilang, kita akan ke pantai Kura-kura yang letaknya tak jauh dari sini. Kami kira Rafli pasti antusias berenang ke laut, rupanya setelah sampai, langsung rafli mengambil tanggokan atau jaring ikan, dan segera berburu ikan dan hewan laut lain seperti kepiting. Tentu saja bikin orang tuanya kaget dan juga tertawa, sudah jauh jauh dari Pontianak ke Laut , buat bisa berenang atau apa gitu, eh, tetap aja sama hobinya, nangkao ikan. Tau gitu, dirumah aja, di parit rumah, sahut kedua orang tuanya sambil tertawa melihat tingkat anak bungsunya. 

Tapi ini pengalaman yang menarik buat Tameka dan Talita karena justru baru kali ini kami ke pantai untuk nangkap ikan di laut. Ikannya warna warni lagi. Kalau ke pulau nangkap ikan masih biasa, tapi ini memang unik. Benar benar pengalaman tak terlupakan. 
Saat pulang kami juga singgah ke Masjid Raya di Mempawah. 







Video perjalanan kami : 


Dokumentasi foto : 
https://drive.google.com/file/d/1OaeT_0OJNmH2sKI-f9f8lVaNZWF_KHYq/view?usp=drivesdk


Tugu Khatulistiwa di Tahun 2024 Baru di Renovasi


7 Juni 2024
Wajah baru Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak yang baru saja di renovasi. Per Februari juga dikenakan biaya tiket masuk baik yang wisatawan domestik dan juga luar negeri. Jika kesini teman teman bisa meminta piagam bukti sudah melintasi garis khatulistiwa yakni belahan bumi selatan dan utara. 



Bagi yang ingin berkunjung kesini, sebaiknya saat pagi ataupun sore hari karena bisa menikmati tepian kapuas. Kalau sore hari ada kapal yang membawa berkeliling seperti di Alun Alun Kapuas. Untuk bangunan Museum Tugu Khatulistiwa dibuka dari pukul 07.00 hingga 17.00 setiap hari. 


Dokumentasi Foto
https://drive.google.com/file/d/14OSunQWPqKqnTcuylpPGykQnRYowchbb/view?usp=drivesdk

Pantai Tanjung Burung Mempawah Abrasi dan Semakin Terbengkalai di 2024


7 Juni 2024
Sudah sejak lama kami ingin melihat perkembangan terkini pantai Tanjung Burung Mempawah. Sejak 2020 saat mulai viral di sosial media, Pantai ini ramai pengunjung dan dibangun berbagai fasilitas pendukungnya. Namun saat saya kesini sekarang sangat bertolak belakang. Memang semenjak 2020 kesana, saya setiap tahun mengunjungi pantai ini namun ter skip di 2023. Rupanya banyak sekali yang berubah. Abrasi pantai semakin parah hingga akhirnya tidak ada lagi pondok yang tersisa karena tersapu terjangan ombak. 
Inilah kondisi terkini pantai , baik foto dan video. 





Video terbaru kondisi Pantai Tanjung Burung Mempawah
Link foto dokumentasi